AdvertorialBengkulu UtaraBeritaDaerahParlemen

Raperda APBD Tahun 2027 Disepakati DPRD Bengkulu Utara Pada Rapat Paripurna

28
×

Raperda APBD Tahun 2027 Disepakati DPRD Bengkulu Utara Pada Rapat Paripurna

Sebarkan artikel ini

KONTRASUPDATE – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara resmi mematangkan rancangan Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 melalui rapat paripurna DPRD pada Senin 31 Agustus 2026 lalu.

Agenda tersebut dilanjutkan dengan penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026 dan Raperda APBD 2027.

Dalam rapat paripurna yang dihadiri jajaran Forkopimda dan kepala OPD, seluruh fraksi sepakat mendorong program yang tepat sasaran serta berdampak langsung bagi masyarakat. Menanggapi hal itu, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE., M.AP., menegaskan bahwa fokus utama pembangunan diarahkan untuk mengurangi beban masyarakat melalui sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Adapun dalam dokumen rancangan awal, total belanja daerah untuk Tahun Anggaran 2027 diasumsikan mencapai nominal sebesar Rp1,258 triliun. Namun, Bupati mengingatkan bahwa postur anggaran tersebut masih bersifat asumtif karena masih menanti kepastian alokasi dana transfer dari pemerintah pusat.

Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada kekuatan APBD semata. Oleh karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didorong ekstra keras untuk mengejar potensi alokasi anggaran dari APBN.

“Menghadapi kondisi APBD yang mengalami defisit, pemerintah daerah menyiapkan strategi dengan memfokuskan optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah. Selain itu, mengingat luasnya wilayah Bengkulu Utara yang tidak bisa hanya mengandalkan APBD semata,” ujar Bupati.

Sinergi antara dewan dan pemerintah daerah akan terus diperkuat agar program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan prioritas warga. DPRD Bengkulu Utara berjanji akan mengawal proses pembahasan anggaran ini agar pengalokasiannya berjalan efektif dan transparan.

Melalui komitmen optimalisasi penerimaan daerah dan terobosan anggaran pusat, Pemkab optimis target pembangunan dapat terealisasi secara maksimal. Pemerintah daerah berharap kolaborasi ini membawa dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bengkulu Utara. [ADV]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *